Showing posts with label teknologi. Show all posts
Showing posts with label teknologi. Show all posts

Monday, April 30, 2012

Bocah 6 Tahun Sudah Belajar "Coding" Bahasa C


KOMPAS.com - Seorang bocah laki-laki asal Bangladesh, mulai tertarik dengan komputer sejak berusia 2 tahun. Di usianya yang saat ini genap 6 tahun, ia akan dicalonkan sebagai pemegang rekor ahli komputer termuda di dunia.

Dia adalah Wasik Farhan-Roopkotha. Ketika masih balita, Wasik telah menunjukan bakatnya di bidang ilmu komputer. "Dia telah mendapatkan beberapa pengetahuan tentang bahasa pemrograman C++. Ia juga mampu mengetik dengan cepat dan efisien tanpa harus melihat keyboard," kata sang ibu, Cynthia Farhan-Risha.

Wasik mulai mengetik menggunakan software Microsoft Word di usia 3 tahun, lalu mengetahui bagaimana cara meng-install dan mengunduh emulator game pada usia 4 tahun. Ia pun dengan cepat menguasai game-game yang tergolong rumit.

"Saya sangat menikmati bermain di komputer dan mempelajari keahlian baru. Saya punya mimpi di masa depan bisa menjadi ahli komputer dan bekerja di sebuah perusahaan komputer besar," ujar Wasik kepada BBC.

Menurut sang ibu, Wasik memang terlihat berbeda dari anak seusianya. "Saya pun tak percaya ketika melihat dia mulai belajar berhitung di usia 7 bulan," aku Cynthia.

Komputer telah menjadi mainan sehari-hari sekaligus hobi Wasik. Orang tuanya bertekad akan terus menggali bakat yang dimiliki Wasik, dan berharap pemerintah Bangladesh dapat mendukung bakat Wasik.

Ketika usia Wasik sudah memungkinkan untuk masuk sekolah dasar, orang tuanya memilih metode "home schooling" ketimbang sekolah umum. Karena, bahasa Inggris Wasik masih terbatas. Ia lebih sering bicara menggunakan bahasa Bengali, salah satu bahasa yang populer di Bangladesh.

Guiness World Records

Di Bangladesh, Wasik sudah banyak diliput oleh media setempat. Masyarakat pun menyambut positif keberadaan programmer muda mereka.

Orang tua Wasik berharap, bakat si anak bisa diakui oleh Microsoft dan tercatat di Guiness World Records. "Sampai saat ini Guiness World Records tidak memiliki catatan rekor programer komputer termuda di dunia," ujar Cynthia.

Pihak Guiness World Records mengatakan, mereka memang belum mencatat programer termuda. "Kami mempersilakan keluarga Wasik untuk mengajukan klaim di situs web kami," jawab juru bicara Guiness World Records.

Sisi lain Wasik

Sebagai orang tua yang memiliki anak berbakat, Cynthia mengakui Wasik adalah anak yang suka asyik sendiri dengan komputer. Mereka berjuang keras mengendalikan perilaku Wasik itu, yang terkadang menunjukan tanda-tanda keras kepala.

Wasik yang masih anak-anak, suka seenaknya melakukan caranya sendiri untuk mendapatkan sesuatu yang dia inginkan. "Terkadang dia tidak mau makan jika tidak diberi kesempatan menggunakan komputer," tambah Cynthia.

Ia berpendapat, Wasik harus punya keseimbangan yang tepat dalam hidup. Karena itulah, perlu diterapkan disiplin dan fokus yang jelas. Orang tua juga selalu membimbing Wasik agar sering bermain dengan teman seusianya, seperti bermain sepak bola.

"Kami ingin menjadikan Wasik pribadi yang tetap membumi. Dan saat dia tumbuh besar, dia akan tahun bahwa dirinya diberkati bakat yang tidak boleh disia-siakan," harap Cyntia.

Sebagai ibu, besar harapan Cynthia agar Wasik bisa menjadi seorang ilmuwan komputer besar dan membantu memperkenalkan episode baru di dunia cyber.

Tuesday, April 24, 2012

Gideon Sundback, Penemu Ritsleting

Gideon Sundbäck (24 April 1880 - 21 Juni 1954) adalah seorang insinyur listrik berkebangsaan Swedia-Amerika Serikat. Ia sering dikaitkan dengan penemuannya dalam pengembangan ritsleting. Pada tahun 1905, Gideon Sundback mulai bekerja di perusahaan Westinghouse Electric and Manufacturing di Pittsburgh, Pennsylvania. Pada tahun 1906, Sunback dipekerjakan oleh Universal Fastener Company di Hoboken, New Jersey. Di tahun 1909, Sundback menikahi Elvira Aronson, putri dari seorang Set Manajer kelahiran Swedia yang bernama Peter Aronsson. Kemudian, Sundback dipromosikan untuk menempati posisi kepala desainer di Universal Fastener.
Suncback membuat beberapa perluasan dalam mengembangkan ritsleting antara tahun 1906 dan 1917, saat bekerja di perusahaan yang kemudian dikenal sebagai Talon, Inc. Ia mengembangkan hasil karya dari insinyur sebelumnya, seperti Elias Howe, Max Wolff dan Whitcomb Judson. Ia bertanggung jawab untuk mengembangkan "Judson C-curity Fastener". Pada saat itu, produk yang dihasilkan oleh perusahaan sebatas pada mata kancing. Sunback mengembangkan versi baru dari "C-curity" yang disebut "Plako", tetapi itu memiliki kecenderungan untuk mudah terlepas dan masih tidak sebaik dari produk yang sebelumnya. Akhirnya Sunback berhasil mengatasi permasalahan tersebut di tahun 1913, dengan penemuannya yang tidak berbasis pada mata kancing, "Hookless Fastener No. 1". Ia menambahakan jumlah elemen pengait dari empat inchi menjadi 10 atau 11. Penemuannya memiliki dua gerigi yang berhadapan yang ditarik menjadi satu kesatuan.
Pada tahun 1914, Sundback mengembangkan versi terbaru dari produknya, "Hookless No. 2", yang merupakan ristleting moderen yang terbuat dari metal. Pada produknya kali ini, tiap gigi memiliki lubang pada bagian bawah dan ujung yang meruncing pada bagian atasnya. Lubang dan ujung yang runcing yang terbagi dua bekerja dengan cara saling menutupi melalui lajur yang berbentuk Y. Gerigi tersebut dilekatkan pada kain yang kuat yang nantinya berfungsi sebagai bagian ristleting yang dijaritkan pada kain. Ristleting tersebut akan melekat secara kuat sehingga tidak mudah terlepas. Amerika pada tahun 1917 mengeluarkan hak paten bernomer 1219881 untuk "Separable Fastener".
Nama "zipper" dibuat oleh B.F. Goodrich pada tahun 1923, yang menggunakannya pada koleksi boot terbaru mereka. Pada dasarnya, sepatu boot dan kantong tembakau adalah dua produk pertama yang menggunakan ristleting; perlu 20 tahun sebelum industri fashion memakainya. Sekitar Perang Dunia II, risleting diaplikasikan secara massal pada celana panjang, rok dan dres.
Sundback juga membuat mesin manufaktur untuk risleting yang baru. Perusahaan Lighting Fastener merupakan perusahaan pertama yang memproduksi ristleting yang berlokasi di St. Catharines, Ontario. Walaupun Sundback begitu sering mengunjungi pabriknya yang berlokasi di Kanada sebagai presiden perusahaan, ia menetap di Meadville, Pennsylvania dan tetap sebagai warga negara Amerika. Sundback menerima penghargaan Medali Emas dari "Royal Swedish Academy of Engineering Sciences" pada tahun 1951. Sundback meninggal karena kondisi kesehatan jantung yang menurun pada tahun 1954 dan dimakamkan di Greendale, Meadville, Pennsylvania. Pada tahun 2006, Gideon Sundback dianugerahi "Hall of Fame" oleh National Inventors atas jasanya dalam mengembangkan fungsi dari ristleting.

Tuesday, December 27, 2011

TEKNOLOGI CLOUD COMPUTING

Cloud computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metefora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain."

Popular Posts